Aku adalah penyeru …
Yang mengajak pada syurga,
tapi aku bukan pelawak,
layaknya stand up komedian
Di lain waktu aku ucapkan pesan dari syurga
agar semua terkesima, agar semua mau kuajak bersama
ke sana …
Lalu menyanyi, menari …
Sayang, ternyata mereka membawa syurga itu
ke alam ini …
mereka menari, mereka menyanyi…
Waktu tak pelit denganku, hingga kubawakan pujangga …
Ya, dari syurga … Agar mereka terpukau
Lalu ikut melangkah denganku menuju syurga,
namun sayang, mereka juga menciptakan pujangga,
bobrok namun sering dilihat,
hinga seolah indah dalam sepenglihat …
Ku tak putus asa bernegosiasi lagi dengan waktu,
sehinga kubawakan biduan dan biduanita syurga di depan mereka,
namun, terlambat sudah, mereka telah terhipnotis …
dengan biduan dan biduanita dunia,
lalu ikut menari, ikut menyanyi di sana …
sementara mereka terus saja lupa …